5 Minutes Hack Untuk Produktivitas

5 minutes hack untuk produktivitas

Resolusi 2018 telah dibuat, entah untuk resolusi baru atau melanjutkan resolusi yang terbengkalai bertahun-tahun lalu.

Dengan semangat baru, menurunkan berat badan, mulai berolahraga, berhenti merokok dll, masuk dalam daftar resolusi yang harus ditaklukkan di 2018.

Januari menyambut, Februari berlalu, Maret begitu cepat, sampai Desember mengingatkan kita, Sudah sejauh mana resolusiku tahun ini? Sudah berapa banyak yang telah aku capai?

Hati menyesal otak menyangkal. Daftar hanyalah sebuah daftar yang seakan bisa ditunda dan berjanji akan dikerjakan dilain waktu.

Penundaan selalu menjadi bagian dari hidup kita

Sekali lagi, resolusi hanyalah sebuah wacana.

Akankah kita berakhir dengan “Selamat tinggal 2018, selamat datang 2019 beserta resolusinya” dan menjadi lingkaran yang tidak akan pernah ada ujungnya.

Sampai kapan kamu menundanya?

———

Matahari tergelincir, adzan berkumandang, sayangnya selimut yang menjadi pemenang. Kalian memulai hari dengan melewatkan panggilan-NYA

Siang telah datang, panas yang bergandeng dengan terik, ditambah perut yang sudah berteriak mengalihkan panggilan-NYA. Iya, sekali lagi hanya soal dunia, hati ini berlabuh.

Sore menjelang, penat terlebur dalam damainya rumah, Selamat datang suamiku, istri menyapa dengan senyuman yang bisa mengusir semua masalah, waktu berlalu, sekali lagi kalian abaikan panggilan-NYA

Malam hari telah datang, mata hanya bersahabat untuk dipejamkan, waktu berdetak, begitu juga jantungmu, nafas terhela begitu juga hidupmu, sekali lagi panggilan-NYA tidak kalian indahkan.

365 hari berlalu, berkali-kali juga panggilan-NYA hanya berlalu seperti angin yang melambai. Jangan sedih, jangan menyesal, ketika waktu dimana esok hari tidak tersedia lagi untuk kita, disitulah tangisan tak bergunamu keluar.

Selamat tinggal dunia, selamat datang hidup yang kekal. Disurga? Iya, andai kalian jawab panggilan-NYA waktu itu.

Sampai kapan kamu menundanya?

———

PR.

Sebuah hadiah terbaik dari guru sebelum meninggalkan sekolah.

Bukannya aku bodoh, bukannya aku malas, hanya saja aku tak punya waktu. Klasik tapi itu adanya.

Datang pagi ke sekolah, dengan rajin mengerjakannya. Oh, bukan pekerjaan rumah lagi kiranya, sudah berubah menjadi pekerjaan sekolah.

“Mission Complete” Melewati hari tanpa hukuman adalah tujuan utamanya.

Ujian pun tak jauh berbeda, hanya bermodal secarik kertas, gerakkan tubuh bersimbol jawaban, atau aku yang kuno bahwa sekarang contek-mencontek bisa dilakukan hanya dengan beberapa kali tap dan send!

Belajar bukan lagi sebuah kewajiban tetapi beralih menjadi beban yang tidak seharusnya diselesaikan

Sampai kapan kamu menundanya?

———

Satu pola yang menggambarkan cerita itu semua.

KITA SERING MENUNDA.

Menunda, kata yang mudah diucapkan dan hei, mudah juga untuk dilakukan.

KENAPA KITA MENUNDA?

Otak kita di-design untuk melindungi kita dari bahaya. Lalu bahaya apa yang dimaksud?

Kegagalan adalah salah satunya. Alasan terbesar kenapa kita suka menunda adalah kita takut gagal untuk menyelesaikan hal itu semua. Semua project yang sudah didepan mata tampak begitu besar dan menakutkan. Akhirnya? Sudah bisa ditebak. Menyerah dan menunda adalah jawaban dari itu semua.

Sebenarnya dengan membagi hal-hal besar kedalam tugas yang lebih kecil akan membantu kita untuk lebih mudah mengambil langkah menyelesaikannya. Melihat tugas itu tidak besar dan lebih mudah untuk dicapai.

Menguasai semua aturan bermain gitar dalam satu bulan mungkin terlihat sulit. Tetapi menguasai kunci dasar saja dalam satu bulan mungkin terlihat lebih mudah.

Berhenti total merokok dalam satu bulan mungkin terlihat sulit. Tetapi mencoba untuk mengurangi jumlah rokok dalam sehari mungkin akan membuahkan hasil.

Menyelesaikan skripsi 4 bulan mungkin terlihat sulit. Tetapi mencoba meluangkan waktu 30 menit setiap hari untuk mengerjakannya mungkin bisa membawamu ke tujuan yang sama.

5 MINUTES HACK

Berapa lama bermain instagram sehari? Tahukah kalian siapa penciptanya?

Adalah Kevin Systrom, Founder instagram.

5 minutes hack untuk produktivitas

Lalu apa hubungannya?

Ketika Axio’s Mike Allen bertanya kepada billionaire entrepreneur tentang apa life hack favorite mereka, Systrom menjawab dengan jawaban yang simple.

” If You don’t want to do something, make a deal with yourself to do at least five minutes of it. After five minutes, you will end up doing the whole thing”

“Jika kalian tidak ingin melakukan sesuatu, buatlah kesepakatan dengan dirimu untuk mengerjakannya setidakknya 5 menit. Setelah lima menit, kalian akan berkahir dengan mengerjakan semuanya”

Kalian tidak harus memulai dengan 1 jam, 2 jam bahkan 3 jam. Yang perlu kalian lakukan adalah memulai project tersebut hanya dengan 5 menit dan semuanya akan terselesaikan.

KOK BISA?

Aturan 5 menit dari systrom diatas hanyalah sebagai permulaan untuk mendapatkan sebuah efek. Dalam psikologi, efek ini dinamakan Zeigarnik Effect.

Zeigarnik Effect adalah keadaan dimana sesorang lebih bisa mengingat tugas yang belum terselesaikan dari pada pekerjaan yang berhasil diselesaikan

Masih bingung?

Story Begins

2 hari lalu aku sibuk mengurus tampilan pada blog ini. Jika kalian bukan pendatang baru, pasti kalian tahu tema blog ini sebelumnya.

Bagus sih, tapi sebenarnya bukanlah tema yang aku inginkan. Makannya dengan sedikit berbenah tema blog sekarang lebih simpel dan minimalist.

Malam berganti pagi, menatap layar dan mulai menggerakkan jari. 1 jam, 2 jam berlalu, tema yang aku inginkan masih belum sepenuhnya aku selesaikan.

Ibu memanggil dan meminta untuk diantarkan ke puskesmas, baik harus kutinggalkan dengan blog yang masih ala kadarnya.

Yang menarik adalah disini.

Selama perjalanan, sampai di tempat tujuan, pikiranku hanya terpaku tentang blog yang belum terselesaikan. Lalu aku berpikir kenapa aku lebih mengingat apa yang belum aku selesaikan daripada apa yang sudah aku selesaikan.

Well, selamat datang Zeigarnik Effect.

Story Over

Pada dasarnya 5 minutes hack adalah langkah awal agar kita mendapatkan Zeigarnik Effect. Ketika kita sudah berada di keadaan tersebut yang terjadi adalah kita akan berusaha menyelesaikan tugas tersebut.

MULAILAH SEKARANG

5 menit bukanlah waktu yang lama kan? Kenapa tidak menggunakannya untuk menyelesaikan tugas yang terbengkalai daripada harus menonton gosip?

STEP 1 : JUST DO IT NOW

Tidak usah menjadwalkan sesuatu yang terlalu muluk-muluk jika masih tidak bisa melakukannya. Ambil langkah nyata, beri waktu pada kalian, hanya 5 menit.

STEP 2 : GIVE YOUR 5 MINUTES

Setelah memulai 5 menit pertama, harusnya sekarang kalian akan mendapatkan Zeigarnik Effect. Yang perlu kalian catat disini adalah pastikan 5 menit pertama hanya fokus pada apa yang ingin kalian capai.

No interruption, No distraction!

STEP 3 : FINISH THE TASK

Langkah terakhir adalah mengikuti Zeigarnik Effect yang kita dapat. Karena otak kita lebih mengingat apa yang belum terselesaikan, maka jalan keluarnya hanya satu. Selesaikan sampai tuntas tugas tersebut, and that’s it!

———

5 menit mungkin hal sepele untuk dilakukan, tapi coba renungkan apa yang bisa kita dapatkan dari 5 menit tersebut. Pilihan ada ditanganmu, apakah 5 menit itu kalian gunakan untuk having fun atau 5 menit itu kalian gunakan untuk menjembatani keberhasilan kalian.

A year from now you may wish you had started today

— Karen Lamb

 

 


FOOTNOTES

  1. Aku pertama baca tentang 5 minutes hack disini
  2. Zeigarnik Effect disini