Setiap melakukan hal yang ingin diselesaikan atau dicapai kita selalu memberi alasan klasik “Aku tidak punya waktu. aturan 5/25 warren buffet

Tetapi, sudahkah kita mencoba untuk menulis daftar pekerjaan apa saja yang harus kita selesaikan?

Paling-paling tidak jauh dari daftar berikut:

  1. Berolahraga (biasanya wacana doang sih.)
  2. Bermeditasi (kalau lagi ingat, dan kalau nggak malas, dan kalau ga…ah sudahlah.)
  3. Belajar bahasa asing (ah, belajar sambil nonton film aja. 80% nonton, 20% terbawa emosi.)
  4. Membaca buku (haha, ini kegiatan apaan?)
  5. Memandikan kesayangan (ini hewan peliharaan, bukan manusia.)
  6. Menyelesaikan tugas sekolah/kantor (nunggu last minute aja.)
  7. Membersihakan kamar (belum kotor banget kok!)
  8. Mempersiapkan persentasi (belum ada ide nih!)
  9. Belajar pemrograman (rumit banget.)
  10. Hmmm.

Setiap orang akan memiliki daftar pekerjaan yang berbeda setiap harinya. Tetapi, setiap orang akan memiliki pola yang sama.

Kita termotivasi. Kita bersiap melakukan perbaikan dan perubahan. Kita membuat tujuan besar. Kita menulis daftar pekerjaannya. Terlihat menyenangkan. Daftar tersebut ternyata membuat kita bingung. Kita stres. Kita tidak memulai.

Kita tidak menyelesaikannya.

• • •

Ini adalah Warren Buffett.

Warren Buffett

Orang terkaya nomor 4 di dunia versi Forbes saat jawaban ini dibuat.

Cerita berikut ini adalah tentang dirinya dan pilotnya, Make Flint.

Jadi suatu hari, Buffett bercanda kepada Flint yang telah menjadi pilot pribadinya selama 10 tahun:

“Fakta bahwa kamu masih bekerja untuk saya mengartikan bahwa saya tidak melakukan pekerjaan saya. Kamu harus pergi mengejar lebih banyak tujuan dan impianmu.”

Kemudian Flint diminta Buffett untuk menuliskan 25 daftar tujuan teratas yang dia inginkan dalam beberapa tahun kedepan.

Setelah Flint berhasil menyelesaikan apa yang diperintahkan Buffett. Buffett bertanya kepadanya untuk mereview setiap item dalam daftar dan melingkari 5 teratas yang paling dia inginkan untuk dicapai.

Flint merasa ragu, karena bagi dia, semua yang ada di daftar tersebut penting. Setelah beberapa saat, Flint akhirnya memilih dan melingkari 5 daftar tujuan teratasnya.

Sekarang Flint memilki 2 daftar. Pertama 5 daftar tujuan yang dia lingkari. Kedua daftar tujuan yang tidak dia lingkari.

Buffett kemudian bertanya kepada Flint tentang kapan dia akan mulai bekerja untuk mencapai 5 daftar teratas dan bagaimana dia akan melakukannya.

Aku akan bekerja sepenuhnya. Aku akan mulai besok. Tapi tidak, aku akan mulai malam ini” Jawab Flint.

Buffett kemudian bertanya tentang list kedua “Kemudian bagaimana dengan daftar yang tidak kamu lingkari?”

Dengan percaya diri Flint menjawab “5 daftar yang aku lingkari adalah fokus utamaku, sedangkan 20 daftar lainnya akan mengikuti. Jadi aku akan mengerjakannya disela-sela waktu ketika aku mengerjakan 5 daftar teratas

Buffett menjawab dengan tegas…

Tidak, kamu salah! Apapun yang terjadi, daftar-daftar itu tidak akan mendapatkan perhatian dari kamu sampai kamu berhasil mencapai 5 daftar teratas yang sudah kamu lingkari.

• • •

Cara diatas kemudian lebih dikenal dengan 5/25 rule.

Tetapi, apa yang membuat cara diatas bekerja?

Kita tahu bahwa kita hidup di zaman yang banyak gangguan. Jika kita berusaha mengejar semua hal yang kita inginkan, kita hanya akan berakhir dengan kehabisan tenaga dan hasil yang tidak maksimal.

5 daftar prioritas tersebut adalah cara terbaik untuk tetap menjaga fokus tanpa perasaan stres terhadap pekerjaan yang lain.

• • •

Kabar baiknya cara tersebut bisa diterapkan tidak hanya dalam mencapai tujuan, tetapi juga untuk meningkatkan produktivitas.

Bagaimana caranya?

LANGKAH 1 : TULIS 25 TUGASMU

Tulislah 25 tugas pada selembar kertas, di smartphone, buku, atau dimanapun itu. 25 daftar ini adalah daftar yang ingin kita selesaikan atau capai dalam hari ini, minggu ini, bulan ini, atau tahun ini.

Pastikan kita bisa menjawab pertanyaan ini sebelum membuat daftarnya:

  • Apa yang ingin aku selesaikan?
  • Mengapa aku harus menyelesaikannya?
  • Bagaimana caraku menyelesaikannya?

LANGKAH 2 : REVIEW DAN PILIHLAH 5 DAFTAR YANG MENJADI PRIORITAS

Setelah membuat 25 daftar tersebut, saatnya untuk mereview dan memilih 5 hal yang paling terpenting dan paling memberikan dampak besar dalam hidup kita.

Tanyakan pada diri kita:

  • Apakah ini adalah daftar tugas yang penting untuk segera diselesaikan?
  • Apakah ini akan memberikan pengaruh yang besar jika dibandingkan tugas yang lain?
  • Apakah dengan menyelesaikannya aku akan merasa bahagia?

LANGKAH 3 : FOKUS PADA LIMA DAFTAR TERATAS DAN HIRAUKAN DAFTAR LAINNYA

Habiskan semua tenaga dan waktu kita untuk mencapai lima daftar teratas tersebut dan hindari daftar lainnya.

Mulai kerjakan prioritas pertama, jika sudah selesai, lanjutkan ke prioritas kedua, dan seterusnya.

Jika masih memiliki banyak waktu dan ke 5 prioritas telah selesai, saatnya untuk memprioritaskan lagi daftar tugas yang tersisa.

• • •

Produktivitas adalah ukuran keefisienan seseorang dalam menyelesaikan pekerjaan, mendapatkan output yang sama atau lebih besar daripada input, dan hanya menyelesaikan pekerjaan yang terpenting.

Jadi, mengerjakan banyak hal tidak selalu mengartikan tingginya produktivitas kita.

Dengan memaksakan diri untuk menghilangkan beberapa pilihan kita, kita akan tahu bahwa sebenarnya tidak semua pilihan tersebut akan memberikan dampak yang besar terhadap hidup kita.

Satu hal yang pasti, kita sebenarnya bukan tidak memiliki waktu, kita hanya tidak memiliki prioritas!

It’s not enough to be busy. The question is: what are we busy about?

— Henry David Thoreau

 


FOOTNOTES

  1. Cerita Warren Buffett dengan pilotnya bisa kamu baca di This story about Warren Buffett and his long-time pilot is an important lesson about what separates extraordinarily successful people from everyone else.

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.