Bagaimana Cara Agar Percaya Diri Dalam Bersosialisasi?

Bagaimana Cara Agar Percaya Diri Dalam Bersosialisasi?

Waktu SMA, aku adalah seorang yang sangat malu untuk bersosialisasi dengan orang yang baru ditemui.

Waktu ke waktu  berlalu, aku masih tidak mau mengubah kebiasaanku ini.

Sampai akhirnya kelulusan SMA telah tiba. Saatnya aku ucapkan selamat tinggal kepada teman-temanku ( baca : comfortzone )

Dunia nyata harus kulalui, dan kali ini tidak akan lagi yang menemani seperti zaman SMA dulu.

Karena rasa malu ini, aku tidak berani berpendapat, aku sedikit bersosialisasi, yang artinya aku akan mendapatkan sedikit pengalaman.

Aku yakin untuk sukses di dunia dan akhirat kita harus belajar dari pengalaman orang lain, dan pengalaman orang-orang sebelum kita.

———

Story Begins

 

Suatu ketika, seorang psikolog melakukan sebuah percobaan kepada sekelompok murid-murid yang canggung dalam bersosialisasi.

Dia ingin membantu mereka agar lebih percaya diri dalam bersosialisasi.

Dia meletakkan seekor ikan piranha dan seekor ikan kecil di sebuah aquarium. Seperti  yang diharapkan ikan piranha itu langsung memangsa ikan kecil itu.

Kemudian, dia melakukan sedikit modifikasi terhadap aquarium tersebut.

Sekarang, sang psikolog membagi aquarium tersebut menjadi 2 bagian. Dia meletakkan kaca transparan diantara aquarium tersebut.

Ikan piranha berada disebalah kiri pembatas, sedangkan ikan kecil diletakkan di sebelah kanan pembatas.

Seperti biasa, ikan piranha langsung berenang untuk memakan ikan kecil tersebut.

Dia berenang secepat mungkin, mengerahkan semua tenaganya karena kerakusannya, dan terhantamlah kepalanya karena menabrak kaca pembatas.

Piranha tersebut mengulanginya lagi dan lagi.

Setelah ratusan percobaan telah dilakukan, ikan piranha nampaknya mulai menyerah dan berpikir bahwa dia tidak bisa memakan ikan yang ada disisi yang lain.

Si piranha dengan percaya diri dengan kesimpulannya dan berhenti untuk menyerang ikan kecil tersebut.

Bagian terbaiknya adalah ketika sang psikolog melepas kaca yang menjadi pembatas ikan piranha dan ikan kecil tersebut.

Ikan piranha yang seharusnya menyerang dan memakan ikan kecil tersebut malah melakukan hal sebaliknya. Ikan piranha tersebut sama sekali tidak menyerang ikan itu. Dia berenang seperti biasa, seakan-akan masih ada pembatas di dalam aquarium tersebut.

Sang psikolog mengatakan kepada murid-muridnya

“Piranha telah melakukan percobaan berkali-kali dan dia gagal. Dia mendapatkan pengalaman yang buruk. Saat dia harusnya dengan mudah menyerang dan memakan ikan kecil tersebut, piranha justru melakukan hal sebaliknya. Dia masih terperangkap di pikiran negatifnya. Kalau saja dia mencoba sekali lagi saat pembatas kaca tersebut diambil, piranha tersebut bisa mengubah takdir dirinya dan juga ikan kecil itu. Sayangnya dia tidak dan memilih untuk hidup dengan pikiran negatifnya”

Story Over

———

KENAPA KITA TIDAK PERCAYA DIRI?

Kita akan kehilangan kepercayaan diri ketika kita mencoba melakukan sesuatu hal dan itu berakhir gagal dan tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan.

Untuk menjadi  seorang yang percaya diri dalam bersosialisasi, yang kita butuhkan adalah sedikit berpikir dan melakukan lebih.

Terlalu berpikir akan membunuh kepercayaan.

Pengalaman yang jelek pasti akan pernah kita dapatkan dan rasakan. Tetapi, itu tidak berarti bahwa kita tidak akan pernah mendapatkan pengalaman yang baik lagi kan?

Kita bisa gagal duabelas kali, tapi percobaan  ketigabelas akan mengubah semuanya.

Kepercayaan datang dengan pengalaman dan percobaan berulangkali.

Jika kamu berpikir bahwa kamu tidak bisa melakukan sesuatu, percayalah, kamu akan bersikap tidak percaya diri.

Tidak satupun akan membunuhmu jika kamu mengatakan sesuatu yang salah. Setidaknya kalian telah melakukannya.

Kalau gagal? jadikan pelajaran dan move on!

Sekalipun kalian berpura-pura percaya diri, tidak ada satu orangpun yang mengetahuinya.

Sampai akhirnya pengalaman akan membuang semua kepura-puraan itu.

Fake it, until you make it!

Don’t kill your chance by being the piranha!