Ujian sekolah? Apa ya ini?cara menghafal dan tidak mudah lupa

Ending : Duh nilai ujian jadi jelek nih.

• • •

Hafalan vocabulary? Duh otak, ayo ingat-ingat!

Ending : Mengumpulkan kertas ujian dengan sangat bersih—dengan sedikit jawaban.

• • •

Kita sambut bersama dengan tepuk tangan yang meriah untuk LUPA.

Bicara soal lupa berarti masih berhubungan dengan memori atau ingatan.

Dengan memori kita bisa mengingat apa yang terjadi di masa lampau, merasakan hidup di waktu sekarang dan menyiapkan masa depan.

Bayangkan jika kita tidak memiliki memori, kita bisa melihat semua hal yang ada di hidup kita seperti hal yang baru. Mungkin ini terlihat bagus. Tetapi bayangkan jika setiap hari kita harus berkenalan secara berulang-ulang dengan orang yang sudah kita kenal, bayangkan jika kita makan terus menerus karena tidak ingat kapan terakhir makan, bayangkan jika kita tidak ingat jalan pulang setelah berolahraga di luar rumah.

Jika kamu masih ingat dengan mantan artinya kamu harus bersyukur karena kamu masih memiliki memori yang baik, moving on bukan berarti melupakan, bukan?

Sebelum kita membahas bagaimana cara yang menghafal yang mudah dan juga tahan lama, kita cari tahu dulu apa itu memori?

Memori adalah pelajaran yang telah dilakukan berulang kali, dimana informasi disalin, disimpan dan bisa diingat kembali.

Note: Hai, sebelum melanjutkan membaca, aku ingin memberi tahu bahwa buku panduan tentang cara membuang dan membangun kebiasaan sudah bisa kamu download. Ingin merubah kebiasaan dan hidup?  Klik disini untuk mendownloadnya secara gratis 

• • •

Aku perkenalkan kepada kamu Henry Molaison yang lebih dikenal sebagai H.M, seorang pasien penderita gangguan ingatan dari Amerika .

Henry kecil tidaklah berbeda dengan anak kecil pada umumnya, dia suka bermain dan belajar dengan normal.

Suatu hari, Henry bersepeda dan terjadi kecelakaan. Tidak tahu secara pasti berapa umurnya waktu itu. Ada yang mengatakan dia saat itu berumur 7 tahun. Tapi menurut sumber yang dikutip dari Wikipedia, ibu Henry mengatakan bahwa kecelakaan itu terjadi saat Henry lebih dari 7 tahun.

Akibat kecelakaan itu Henry kecil mengalami epilepsi.

Setelah mengalami sakit epilepsi selama bertahun-tahun, H.M dipertemukan dengan William Beecher Scoville, seorang ahli bedah syaraf di RS. Hartford.

Tanggal 1 September 1953 saat H.M berumur 27 tahun, Scoville melakukan tindakkan operasi.

Scoville “membuang” potongan sebesar dua jari dari jaringan otak yang dianggap sebagai sumber sakit yang dialami H.M. Lebih spesifiknya itu adalah Hippocampus, amygdala, dan entorhinal cortex.

Hasilnya?

H.M menunjukkan kemajuan, dia tidak lagi merasakan sakit yang dialami sebelumnya, bahkan dilaporkan bahwa IQ-nya juga meningkat. Akhir yang menggembirakan bukan?

Tunggu dulu, ada satu masalah lagi yang bahkan lebih besar. Ingatan Molaison hilang! Dia tidak bisa mengingat masa lalunya, dan tidak bisa mengingat informasi baru.

Mengapa hal ini terjadi?

Penyebabnya adalah karena diambilnya jaringan otak yang dianggap sebagai sumber penyakit Molaison. Dan fakta yang lebih menyedihkan adalah pada saat itu dokter yang mengoperasi Molaison tidak tahu apa fungsi dari jaringan yang diambil itu.

Satu hal yang dokter-dokter ketahui adalah bahwa hippocampus memiliki peran yang besar dalam penyimpanan informasi.

Tapi tunggu, apakah kamu berfikir ini sebuah malpraktek yang dilakukan oleh Scoville?

Sayangnya tidak, Scoville pada saat itu hanya tahu bahwa ingatan di proses melalui otak, tetapi tidak tahu bagian mana yang memprosesnya. Hal ini terjadi karena keterbatasan alat untuk melihat struktur otak. Beruntungnya kita karena di tahun 1950-an teknologi sudah semakin canggih, alat seperti pemindai fMRI sudah ditemukan.

Diumur 82 tahun, H.M meniggal dunia. Otaknya disumbangkan untuk keperluan medis. Otak Molaison dipotong menjadi 2.401 microsections untuk penelitian lebih lanjut.

Mungkin operasi tersebut menjadi hal terburuk untuk Molaison dan keluarganya, tetapi selama hidup dan kematiannya inilah, Molaison menjadi kontributor terbesar dalam perkembangan ilmu ingatan manusia.

• • •

PROSES INGATAN

Dalam proses mengingat sesuatu  ada 2 hal terpenting

  1. Encoding (proses membuat ingatan).
  2. Retrieval (proses untuk megakses kembali ingatan kita).

Lebih sederhananya adalah sebagai berikut

Ingatan masuk ke otak (encoding).

Dilanjutkan ke short-term memory. Di short term memory ini informasi akan disimpan secara singkat dibawah 30 detik.

Diteruskan ke long-term memory, disini ingatan akan bertahan lama.

Mengingat kembali ingatan yang tersimpan (retrieval)

 

Jika kamu mudah lupa, alasan terbesarnya adalah karena informasi yang didapat hanya tersimpan di short-term memory.

Dari sini kita tahu bahwa untuk mengingat informasi secara tahan lama, informasi tersebut harus berada di ingatan jangka panjang.

Kembali lagi ke kasus Molaison.

Setelah melakukan operasinya, Molaison dipantau oleh Breda Milner, seorang neuropsikologis di McGill University.

Brenda melakukan percobaan kepada Molaison untuk menjiplak gambar bintang pada sebuah kertas. Awalnya Molaison kesulitan melakukannya, tetapi lama-kelamaan Molaison bisa menjiplak gambar tersebut dengan baik.

Molaison memang tidak bisa mengingat informasi baru, seperti nama, data atau fakta. Tapi melalui percobaan tersebut, Brenda Milner menjelaskan ada 2 macam ingatan jangka panjang.

1. Explicit Memory

Ingatan mengenai fakta dan pengalaman yang seseorang tahu dan nyatakan secara sadar.

Contoh : Belajar membaca, mengingat fakta-fakta yang kita butuhkan, data, dan nama-nama penting.

2. Implicit Memory

Disebut juga sebagai procedural memory, adalah ingatan jangka panjang yang mengacu pada ketrampilan.

Contoh : Naik sepeda.

Lebih gampangnya adalah omplicit memory adalah ingatan “mengetahui bagaimana”, sedangkan explicit memory adalah ingatan “mengetahui apa”.

• • •

CARA MENGINGAT LEBIH MUDAH

Menurut Jim Kwik, CEO dari Kwik Learning sekaligus founder dari SuperheroYou mengatakan bahwa ada hal yang membuat kita akan lebih cepat dalam menghafal.

  • Motivasi, Ketahuilah apa motivasi atau tujuan kita dalam menghafal informasi tersebut.
    • Kenapa kita harus menghafal nama jalan?
    • Kenapa kita harus menghafal nama?
    • Kenapa kita harus menghafal materi pelajaran?

Jika kita sudah mengetahui alasan untuk menghafal kita akan lebih mudah untuk menyimpan informasi yang didapat.

  • Observasi, Pahami apa batasan kita dalam menghafal. Melalui observasi, kita dituntut untuk mengetahui apa saja hal yang bisa membuat kita mudah menghafal (penunjang) dan apa saja yang membuat kita sulit menghafal (gangguan).

Lalu cara apa saja yang bisa kita gunakan untuk menghafal lebih mudah dan membuatnya awet dalam otak kita?

1. VISUAL DAN VERBAL

Allan Paivio adalah seorang professor psikologi di Western Ontario University. Dia mengenalkan kepada kita tentang teorinya, Dual Coding Theory.

Berdasarkan Paivio, ada cara seseorang bisa memperluas kemampuan belajarnya, yaitu dengan menggabungkan visual dan verbal memori untuk informasi yang sama secara bersamaan.

Sistem ini juga di terapkan pada Flashcard System.

2. MEMORY PALACE

Cara kedua agar ingatan bertahan lama adalah Memory Palace atau dikenal juga sebagai Method of Loci.

Cara ini adalah cara yang dipakai dalam kontes kejuaraan adu ingatan untuk mengingat wajah, nama dan daftar kata yang panjang.

Sistem dari memory palace ini adalah membayangkan informasi yang akan dihafal yang dipautkan dengan benda yang berada dalam tempat yang kita bayangkan.

Masih bingung?

Katakanlah kita akan menghafal 5 kata, coklat, taksi, komputer, bunga, dan gajah.

Dengan memory palace sekarang kita kaitkan kata-kata tersebut dengan nama benda di tempat yang familiar bagi kita.

Tempat yang akan aku gunakan adalah rumahku, alasanku adalah karena aku hafal tata letak semua benda yang ada dirumahku.

Sekarang tugasku adalah mengaitkan kata-kata tersebut. Akan lebih menarik jika kita membuatnya menjadi cerita.

Kubuka pintu rumahku yang berwarna COKLAT. Di atas meja KOMPUTER ada miniatur TAKSI. Tidak hanya itu, aku juga menaruh BUNGA sebesar GAJAH di samping tempat tidurku.

Semakin unik dan aneh ceritamu, semakin mudah otak kita mengingat.

3. PENGULANGAN

Faktanya otak kita seperti otot. semakin kita gunakan maka semakin baik dia berfungsi. Informasi yang sudah lama tidak diulang kemungkinan besar akan lemah dan akan sulit untuk diingat.

Texas University di Austin melakukan penelitian dan hasilnya menunjukkan bahwa pengulangan akan memperkuat informasi yang kita dapatkan. Itu semua terjadi karena di setiap pengulangan, otak kita akan membentuk koneksi syaraf dan sel otak baru.

Lalu bagaimana cara mengulang informasi yang efektif?

Pengulangan yang terbaik adalah dengan konsisten meskipun dengan waktu yang sebentar.

Belajar selama setengah jam selama 5 kali dalam seminggu akan jauh lebih baik jika dibandingkan dengan belajar 5 jam sekaligus dan dilakukan seminggu sekali.

4. KEADAAN MENENTUKAN

Mood, lingkungan dan kadar caffein menentukan juga bagaimana ingatan bertahan.

Pernah heran nggak, kenapa kita mudah hafal jika belajar bahasa kotor? Karena kita melibatkan emosi di sana.

Pernah bertanya nggak, kenapa waktu kamu ke suatu tempat tertentu, kamu teringat tentang sesorang? Itu semua karena lingkungan juga berpengaruh.

Pernah nggak, habis minum kopi kamu lebih fokus dalam mengingat sesuatu? Karena dopamin bermain peran di situ.

Maka dari itu pastikan tempat belajar, mood dan caffein kita mendukung untuk proses belajar kita agar informasi yang didapat lebih lama dalam untuk disimpan di otak.

5. TULIS, JANGAN MENGETIK!

Pam Mueller dari Princeton dan Daniel Oppenheimer, tim peneliti dari Universitas California, Los Angeles, memutuskan untuk melakukan tes bagaimana efek menulis dan mengetik pada kemampuan murid untuk belajar.

Penelitian pertama, sekelompok mahasiswa diminta untuk mendengarkan pelajaran yang sama dan disuruh untuk mencatat informasi yang penting sesuai dengan cara mereka masing-masing. Ada yang manual/menulis dengan tangan, dan ada yang mencatat dengan mengetik di laptop mereka masing-masing.

Setelah satu setengah jam, pelajaran berakhir. Mueller dan Oppenheimer tertarik untuk mengobservasi kemampuan mahasiswa dalam mengulang kembali fakta dan konsep atau informasi yang mereka dapat selama perkuliahan berlangsung.

Hasilnya?

Mahasiswa yang mencatat dengan tangan mempunyai ingatan yang lebih baik daripada mahasiswa lainnya yang mengetik. Bahkan setelah satu minggu mahasiswa yang menulis manual masih lebih baik dalam mengulangi kembali dibanding mahasiswa yang mengetik.

Menurut Association for Psychological Science melaporkan bahwa mahasiswa yang mengetik cenderung mengambil catatan secara kata demi kata, mereka masih mengetik catatan verbal yang disampaikan, akhirnya kualitas belajar mereka cenderung lebih rendah.

Sedangkan mereka yang mencatat menggunakan tangan akan lebih ingat terhadap informasi yang didapat karena mereka menulis informasi kedalam sebuah kata baru sesuai pemahaman mereka, hal ini menyebabkan otak mencatat informasi baru. Disini juga terjadi pengulangan karena pertama otak mendapatkan informasi secara verbal kemudian dipindahkan melalui tulisan dengan bahasa sendiri.

Maka APS menyarankan untuk mencatat informasi menggunakan tangan daripada mengetik menggunakan laptop. Cara ini juga sudah terbukti bahwa mencatat menggunakan kertas dan pena akan memperbaiki kemampuan ingatan dan lebih mengerti konsep dan juga fakta.

• • •

Pada akhirnya untuk menghafal dengan mudah dan tahan lama adalah mengetahui alasan kita kenapa harus mengingat informasi tersebut, mengetahui batasan kita, dan juga mengetahui cara terbaik untuk mengoptimalkan ingatan kita.

Bagi Jim Kwik tidak ada istilah ingatan baik atau ingatan buruk. Yang ada hanyalah ingatan yang dilatih dan ingatan yang tidak dilatih.

Maka dari itu terus asah otak kita dengan sering membaca, belajar hal baru, dan mengulang apa yang telah kita pelajari.cara menghafal dan tidak mudah lupa cara menghafal dan tidak mudah lupa

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.