Flashcard System? Cara Ampuh Untuk Menghafal!

Flashcard System? Cara Ampuh Untuk Menghafal!

Bosan oh bosan!, Mungkin seperti hidung yang selalu nempel dan ikut  kemana-mana, terutama saat telinga tahu bahwa besok ujian tentang tabel periodik.

Aku benci tekanan! Tapi apalah daya ketika jadwal menunjukkan bahwa besok waktunya ujian.

Jangan malas! Nggak jauh halnya dengan himbauan “jangan buang sampah sembarangan”, ada seperti tak ada, dianggap sesuatu yang halal jika dilanggar dan merupakan sesuatu yang biasa untuk dilakukan.

Lupa? Teman terbaik untuk mengubur masa lalu, tetapi teman terburuk untuk mengingat pelajaran.

Bosan, tekanan, malas, dan kata pamungkas LUPA, menjadi kata-kata dengan frekuensi tertinggi jika dikatikan dengan pelajaran.

Ada beberapa pertanyaan yang  harus kalian jawab. Jika jawabannya adalah iya, lanjut kepertanyaan selanjutnya, jika tidak, maka cari tahu penyebabnya, dan perbaiki itu.

1. Apakah kalian belajar punya tujuan? Ya/Tidak?

2. Apakah kalian tahu kelemahan kalian saat belajar? Ya/Tidak?

3. Apakah kalian sering menghafal materi/informasi? Ya/Tidak?

4. Apakah kalian sering lupa dengan materi yang sudah dihafal? Ya/Tidak?

• • •

Aku yakin kalian sudah bisa menemukan jawaban atau memperbaiki poin 1 dan 2.

Sekarang kita akan membahas detail tentang poin 3-4 dimana kita selalu dihadapkan dengan banyak materi yang harus dihafal, sekaligus bingung bagaimana cara agar membuat informasi tersebut tetap ada di dalam otak.

Berapa lama kalian menghafal, kemudian lupa dengan apa yang dibaca?

Faktanya bukan tentang berapa lama kalian belajar, tetapi berapa konsisten dan efisien kalian belajar. Belajar selama 30 menit setiap hari jauh lebih baik jika dibandingkan belajar selama 4jam tetapi hanya seminggu sekali

Berapa kali kalian menghafal kemudian hilang takberbekas?

Faktanya kita terbiasa untuk melakukan sekali dalam waktu yang lama dan menghiraukan hasil dari belajar sebentar dengan pengulangan yang maksimal. Terlebih lagi kita suka dengan SKS (sistem kebut semalam).

Sebenarnya apa yang salah dengan otak kita?

Pada dasarnya tidak ada otak yang bodoh, yang ada hanya otak yang sering dilatih dan otak yang tidak terlatih. Jika kalian mempunyai kesulitan dalam mengingat mungkin karena kalian belum bisa melatih otak secara maksimal.

Adakah metode tertentu agar kita bisa cepat menghafal?

Setiap orang akan memiliki metode belajar yang berbeda. Termasuk juga dengan menghafal. Metode yang akan dijelaskan kali ini adalah metode yang terbukti dengan ilmu sains dan diharapkan akan bisa diterapkan untuk semua orang yang memiliki masalah dalam belajar.

• • •

Kenapa kita sering lupa informasi yang sudah didapat?

Herman Ebbinghaus adalah seorang psikolog Jerman yang merupakan pelopor percobaan tentang ingatan. Dia dikenal karena penemuannya tentang forgetting curve dan spacing effect

Apa itu  Forgetting Curve?

Adalah sebuah hipotesis tentang penurunan ingatan dalam waktu tertentu. Gambar dibawah ini menunjukkan bahwa infrormasi yang telah kita dapat akan mudah kita lupakan seiring berjalannya waktu ketika kita tidak mencoba untuk memperlajarinya kembali.

Masih bingung?

Hari yang indah berubah menjadi buruk ketika guru yang dianggap killer memberikan ujian pada minggu depan.

Materinya? Tak jauh dari kata “MENGHAFAL”, rumus iya, vocabulary iya, tanggal bersejarah iya, nama ibukota iya.

Hari demi hari digunakan untuk menghafal. Ujian telah tiba dan kita gunakan semua kemampuan untuk mengingat apa yang telah kita hafal. “Ayo otak bekerjalah kali ini” harapan semua pelajar saat dibangunkan dengan soal yang terlihat tidak bersahabat.

Good Job! Nilai 80 merupakan hasil dari kerja keras otak kita.

2-3 bulan berlalu, Shit! ujian semester datang, dan selamat!, sekarang kalian sudah lupa sebagian materi yang telah dihafal sebelumnya.

Kenapa ini terjadi?

Karena dalam seiring berjalannya waktu, informasi yang kita dapat akan semakin kita lupakan jika tidak dipelajari lagi.

Solusinya?

Berikan waktu untuk mereview kembali pelajaran yang sudah dipelajari. Tujuannya agar informasi tersebut tetap awet di dalam otak.

Apa itu spacing effect?

Fenomena dimana belajar akan lebih maksimal ketika dibagi menjadi beberapa waktu jika dibandingkan dengan hanya satu sesi belajar dengan jumlah materi yang sama.

Masih bingung?

(SISWA A)

“2 minggu lagi kita ujian bahasa inggris!” suara keras guru bahasa inggris.

“Yaahhhh” sambutan antusias para pencontek sejati.

Materi utama agar bisa paham materi tidak jauh dari vocabulary.

Wait, masih ada waktu 1 minggu, santai aja dulu.

Wait, masih ada waktu 4 hari, bukan masalah besar.

2 Hari? besok aja cukup itu.

H-1? Dari pagi sampai malam dihabiskan untuk belajar dan menghafal.

Hasil? 60

 

(SISWA B)

“2 minggu lagi kita ujian bahasa inggris!” suara keras guru bahasa inggris.

“Horeee” sambutan antusias para pelajar sejati.

Materi utama agar bisa paham materi tidak jauh dari vocabulary.

2 minggu ya? Baik akan kubagi menjadi 10 kali belajar ( 10 hari ), dan akan kubagi menjadi 2 sesi.

Minggu pertama akan kugunakan untuk mendapatkan informasi ( 5 hari ), minggu kedua akan kugunakan untuk mereview informasi ( 5 hari ).

Hasil? 95

Kenapa ini terjadi?

Karena otak kita akan lebih bisa menahan informasi ketika kita melakukan pengulangan. Perlu digaris bawahi kenapa masih saja ada orang yang pakai SKS (Sistem Kebut Semalam) dapat nilai yang baik. Informasi yang didapat dengan SKS adalah informasi untuk short-term retention, atau bisa dibilang informasi yang diingat hanya dalam jangka pendek sedangkan spacing effect ini adalah cara agar informasi bisa bertahan lama.

Solusinya?

Jika kalian ingin mempunyai informasi yang tahan lama jangan pernah gunakan SKS.

• • •

Flashcard adalah jawabannya.

Selamat kepada kalian yang sulit menghafal, karena ada salah satu cara dimana kalian bisa menghafal dengan mudah, cepat dan tahan lama.

So lernt man lernen ( Learning to learn ), adalah sebuah judul handbook tentang psikologi pembelajaran. Handbook tersebut menjadi sangat tenar dan melambungkan nama penulisnya.

Dia adalah Sebastian Leitner, seorang jurnalis Ilmiah asal Jerman.

Dalam penelitian psikologi pembelajarannya pada tahun 1970, Sebastian Leitner melakukan beberapa percobaan dengan tujuan untuk memperbaiki belajarnya dan juga potensi ketahanan informasi yang didapat.

Percobaan ini yang kemudian dikenal dengan istilah Leitner System dan digunakan di dalam Flashcard

• • •

Apa itu flashcard?

Flashcard adalah kartu yang berisi tentang informasi, berupa kata atau nomor. terletak pada dua sisi. Flashcard bisa berisi tentang vocabulary, tanggal bersejarah, rumus, ataupun pelajaran yang bisa diubah ke format Question and Answer. Flashcard digunakan untuk tujuan belajar dan salah satu cara terbaik untuk mengingat.

Flashcard menjadi salah satu cara terbaik belajar karena menggunakan Leitner System yang  merupakan penerapan dari spaced repetition.

Mudahnya adalah, Flashcard adalah nama dari bentuk fisiknya. Yaitu berupa kartu.

Leitner System adalah sistem yang diterapkan dalam penggunaan flashcard.

Spaced Repetition adalah prinsip yang digunakan dalam leitner system.

• • •

Lalu apa itu spaced repetition?

Adalah teknik pembelajaran dimana kita belajar materi baru dan juga mereview materi yang lama secara berulang-ulang dengan waktu interval yang meningkat.

Sudah bingung? Bagus artinya kalian fokus.

Mari kita langsung ke contoh penerapan flashcard dengan Leitner System.

1. Pastikan flashcard kalian adalah flashcard yang baik yaitu dimana kedua sisinya berisi informasi. Informasi gambar yang membuat otak kita akan lebih mudah mengingat tentang informasi detailnya.

2. Bagi flashcard kedalam beberapa kotak

3. Setelah membaginya, tentukan interval waktu pengulangan.

Kotak 1

Belajar dilakukan setiap hari.

Kotak 2

Belajar dilakukan dilain hari. Bisa 2 hari setelah belajar kotak 1, bisa 3 hari setelah belajar kotak 1, it’s up to you!.

Kotak 3

Belajar dilakukan seminggu sekali.

Kotak 4

Belajar dilakukan 2,3,4….minggu sekali.

Kotak 5

Belajar dilakukan sebelum ujian.

Note : Sistem ini fleksible. Artinya waktu setiap box dan caranya sesuai kemauan kalian. Tetapi yang harus tetap diperhatikan adalah sistem yang sama, yaitu menggunakan Leitner System

4. Setiap jawaban yang benar maka kartu akan masuk ke kotak selanjutnya. Sedangkan jawaban yang salah akan dikembalikan ke kotak 1, atau bisa juga dikembalikan ke kotak sebelumnya

• • •

Apa manfaat yang didapat dengan sistem ini?

1. Dengan menggunakan  spacing effect belajar kita akan semakin maksimal

2. Dengan mereview materi sebelumnya membuat otak akan menyimpan informasi lebih lama dan juga menyegarkan informasi yang sudah ada.

Apakah ada kekurangan dalam penerapan flashcard ini?

Sayangnya ada. Flashcard ini hanya akan maksimal jika digunakan untuk informasi yang pendek. Semisal menghafal negara, ibukota, vocabulary, tabel periodik.

Tetapi, kalian bisa menggunakannya untuk informasi yang panjang. asalkan kalian bisa merangkumnya dengan bahasa kalian, bisa juga menggunakan kata kunci pancingan yang bisa membuat otak mengingat keseluruhan informasi.

Dengan cara seperti ini, kalian bisa memaksimalkan flashcard untuk informasi yang panjang.

• • •

Apakah harus membuatnya sendiri?

Kalian tidak harus membuatnya sendiri. Tetapi jika kalian bisa membuatnya sendiri akan jauh lebih baik. Kenapa? Karena saat kalian membuat kalian akan menulis dan berpikir, artinya, waktu membuat flashcard juga bisa dibilang waktu belajar kalian. Hal ini akan mempermudah kalian ketika mereview kartu.

Jika kalian tidak mau repot, ada beberapa aplikasi smartphone yang bisa kalian gunakan.

Aku sendiri merekomendasikan 3 aplikasi terbaik  menurutku, yaitu anki, tinycards, quizlet.

Kalian bisa men-downloadnya di playstore dan appstore secara gratis. Silahkan dicoba dan dirasakan sendiri.

Jika kalian punya rekomendasi aplikasi lain atau pengalaman menggunakan sistem ini jangan sungkan untuk berbagi di kolom komentar.

 

Images : Wikipedia, growthengineering, collegeinfogeek.