Benjamin Franklin Schedule : Meningkatkan Produktivitas Dan Menghargai Waktu

Benjamin Franklin Schedule : Meningkatkan Produktivitas Dan Menghargai Waktu

Minggu lalu sudah berlalu, apakah kalian merasakan ada kemajuan pada diri dan hidup kalian?

Atau malah merasa bahwa hanya melakukan hal yang hanya membuang waktu?

Bukankah Nabi Muhammad S.A.W pernah bersabda…

Barang siapa yang hari ini lebih baik dari hari kemarin adalah orang yang beruntung. Bila hari ini sama dengan hari kemarin, berarti orang yang merugi. Dan jika hari ini lebih buruk dari hari kemarin adalah orang celaka.

Inti dari hadits tersebut adalah kita, sebagai manusia, dituntut untuk selalu berkembang, belajar, berubah ke arah yang lebih baik setiap hari.

Kurang mudah bagaimana di zaman sekarang? Informasi sekarang pun bisa didapatkan secara gratis, mudah dan bisa didapat dimana-mana.

Masalahnya karena kuatnya kita terhadap keinginan daripada kebutuhan membuat kita malah menyalahgunakan segala kemudahan yang kita dapat.

Kita lebih memilih menonton video lucu di YouTube dari pada mencari informasi baru.

Kita lebih memilih stalking kehidupan orang lain daripada membaca buku.

Kita lebih memilih tidur daripada berolahraga.

Sebenarnya tidak ada yang salah ketika kita menonton video di YouTube, stalking ataupun tidur. Karena itu semua adalah hal yang wajar yang mungkin memang adalah cara kita untuk memberi hadiah kepada diri sendiri.

Yang menjadi masalah adalah kita masih tidak mampu untuk menyeimbangkan itu semua.

Hasilnya?

Kita tidak bisa menghargai waktu dengan baik  dan sering membuangnya untuk hal yang tidak berguna. Lupakah kita bahwa waktu kita terbatas?

Ada salah satu kutipan kalimat dari film Rememory yang membuatku berpikir.

Years pass, and slowly you find yourself defined not so much by the things that you do, but the things that you don’t do.

Tahun demi tahun berlalu, dan dengan pelan kamu menemukan dirimu bukan didefinisikan oleh hal-hal yang kamu lakukan, tetapi oleh hal-hal yang tidak kamu lakukan.

Apa yang akan dikatakan oleh kita versi masa depan dengan kita sekarang yang masih membuang waktu?

Apa yang akan dikatakan oleh kita versi masa depan dengan kita sekarang yang masih bersantai-santai?

Apa yang akan dikatakan oleh kita versi masa depan dengan kita sekarang yang masih menunda pekerjaan?

Apa yang akan dikatakan oleh kita versi masa depan dengan kita sekarang yang masih malas berubah kearah yang lebih baik?

Penyesalan adalah hal yang lebih buruk dari kegagalan, penolakan, dan sesuatu memalukan yang digabung menjadi satu.

Lalu bagaimana untuk mengatasi hal itu semua? Adakah cara yang ampuh?

Salah satu cara terbaik agar waktu kita diisi dengan hal yang bermanfaat adalah dengan menggunakan Benjamin Franklin Schedule ( Jadwal Benjamin Franklin ).

Note: Hai, sebelum melanjutkan membaca, aku ingin memberi tahu bahwa aku telah menyelesaikan sebuah buku tentang minimalisme – seni melepaskan dan merelakan. Ingin lebih tahu tentang apa itu minimalsime?  Klik disini untuk mendownloadnya secara gratis 

———

BENJAMIN FRANKLIN

Jika kita berbicara tentang Benjamin Franklin, apa yang terlintas dipikiranmu pertama kali?

Tokoh yang ada pada lembar uang $100?

Iya itu memang benar. tetapi lebih daripada itu, dikutip dari wikipedia.

Benjamin Franklin adalah seorang tokoh Amerika Serikat yang terkenal dan telah meninggalkan banyak karya di dalam hidupnya.

Franklin adalah orang dengan banyak jenis pekerjaan dan keahlian. Ia adalah seorang wartawan, penerbit, pengarang, filantropis, abolisionis, pejabat, ilmuan, diplomat, dan penemu.

Franklin juga adalah salah seorang pemimpin Revolusi Amerika, dan salah satu penandatangan Deklarasi Kemerdekaan Amerika.

Ia juga terkenal dengan percobaanya mengenai listrik ( penangkal petir ).

Dia adalah Kepala Kantor Pos pertama di Amerika, pembuat “perpustakaan umum” pertama, dan orang pertama yang mengorganisasikan barisan pemadam kebakaran kota.

Karena ia juga seorang penerbit dan pemilik percetakan, banyak tulisannya yang masih bisa dibaca orang hingga sekarang karena ia rajin menulis. Kata-katanya banyak yang terkenal dan dikutip orang. Misalnya “waktu adalah uang” kemungkinan besar berasal dari dirinya.

Pada tahun 1791 Benjamin Franklin menerbitkan autobiografinya dan mencantumkan bagaimana kegiatannya sehari-hari.

Dan itulah yang akan kita bahas pada artikel kali ini. Kita akan mencari tahu bagaimana Benjamin Franklin menyusun jadwalnya, dan bisa kita terapkan pada kehidupan kita.

Benjamin Franklin Schedule : Meningkatkan Produktivitas Dan Menghargai Waktu

 

———

JADWAL BENJAMIN FRANKLIN

Jadwal adalah hal yang masih sangat kita sepelekan.

Kita menganggap bahwa tanpa jadwalpun kita masih tetap bisa menyelesaikan semua tanggung jawab dengan baik.

Oke, itu memang benar.

Tetapi, itu hanya berlaku untuk orang-orang tertentu. Artinya tidak semua orang bisa menjalani hari tanpa jadwal.

Beberapa orang justru harus memiliki jadwal karena dianggap sebagai alat pembatas. Mereka akan lebih tahu kemana waktu yang mereka gunakan. Inilah salah satu keunggulan yang bisa didapat orang yang membuat jadwal.

Seperti yang aku katakan sebelumnya, bahwa di autobiografi, Benjamin Franklin mencantumkan bagaimana dia membuat jadwal dalam waktu satu hari.

Untuk membuat jadwal ini, kalian harus bisa terlebih dahulu untuk memprioritaskan tugas. Kalian bisa baca disini : Cara Memprioritaskan Tugas.

Jika sudah, sekarang kita lihat bagaimana jadwal Benjamin Franklin.

Benjamin Franklin Schedule : Meningkatkan Produktivitas Dan Menghargai Waktu

Itulah gambaran secara menyeluruh tentang bagaimana Benjamin Franklin menghabiskan waktunya dalam satu hari.

———

BREAK DOWN

Setelah kita mengetahui jadwal Benjamin Franklin secara menyeluruh, sekarang saatnya kita melihatnya lebih seksama lagi satu per satu.

Benjamin Franklin Schedule : Meningkatkan Produktivitas Dan Menghargai Waktu

Jam 5 – 8 pagi : Bangun, mandi, berpakaian, beribadah, membuat resolusi pada hari itu, belajar hal yang sedang ditekuni, dan sarapan.

Benjamin Franklin Schedule : Meningkatkan Produktivitas Dan Menghargai Waktu

Jam 8 – 12 pagi : Kerja sesi pertama.

Jam 12 – 1 siang : Membaca,5 dan makan siang.

Jam 1 – 5 sore : Kerja sesi kedua.

Benjamin Franklin Schedule : Meningkatkan Produktivitas Dan Menghargai Waktu

Jam 6 – 10 malam : Merapikan barang-barang, makan malam, musik, mengobrol dan mengevaluasi hari itu.

Jam 10 – 5 pagi : Tidur.

Semua jadwal yang dibuat Franklin hanyalah sebuah teori. Aku yakin dalam prakteknya Franklin lebih kepada fleksibilitas.

Artinya ketika ada hal-hal yang mendadak, dia tidak akan mengikuti jadwalnya.

Poin dari jadwal ini adalah agar kita tahu bagaimana waktu dalam sehari itu dialokasikan kemana.

Kita tidak dituntut untuk kaku dan harus mengikuti jadwal yang kita buat. Karena itu hal itu akan membuat kita mengharapkan sesuatu yang tidak realistis dan hanya akan membuat kita kecewa.

While we may not be able to control all that happens to us, we can control what happens inside us.

— Benjamin Franklin

———

KELEBIHAN BENJAMIN FRANKLIN SCHEDULE

Ada beberapa poin besar dari keuntungan yang bisa kita dapatkan jika menerapkan jadwal seperti ini.

Inilah beberapa diantaranya :

SELALU MENGETAHUI TUJUAN PADA HARI ITU

Jika kalian mau melihat jadwal Ben Franklin diatas, tepat disebelah kiri jam 5 pagi, Franklin menuliskan…

” What good I shall do this day? “

Iya, Franklin selalu mengawali hari dengan memulai hari dengan niat. Dia selalu bertanya kepada dirinya sendiri, hal baik apakah yang akan dilakukan pada hari itu.

Ketika kita memiliki tujuan diawal hari, kita akan selalu termotivasi untuk mencapainya.

Selain itu, Franklin juga menunjukkan bagaimana kita seharusnya menghabiskan waktu setiap harinya. Tanpa tujuan, hari demi hari yang kita jalani hanya terbuang begitu saja tanpa ada  pencapaian yang berarti.

JAM YANG SPESIFIK

Kita sekarang tahu bahwa Franklin membuat jadwalnya secara sistematis dan spesifik. Dia menggambarkan setiap tugas beserta durasi untuk menyelesaikannya.

Cara seperti ini adalah cara terbaik untuk melacak kemanakah kita membuang waktu kita dalam sehari.

Kita akan tahu tugas apa saja yang sudah dan belum dilakukan.

Kita akan tahu apakah dalam sehari itu kita lebih banyak membuang waktu atau memanfaatkan waktu.

MERAPIKAN BARANG-BARANG YANG TIDAK DIBUTUHKAN

Franklin juga menjadwalkan kapan dia harus merapikan barang-barangnya.

Hal ini bertujuan agar keesokkan harinya dia bisa langsung menggunakan sesuatu hal yang dia butuhkan, tanpa harus kehabisan waktu untuk mencarinya.

Kebersihan juga adalah keuntungan lain yang bisa kita dapatkan.

Bukankah jika semua rapi dan bersih juga akan membuat pikiran kita semakin jernih?

REFLECTION TIME

Sebelum tidur, Franklin selalu mengevaluasi harinya.

Evaluasi ini bisa berupa kegiatan yang sudah dicapai, kegiatan yang gagal dilakukan, kesalahan-kesalahan yang dilakukan, atau hal-hal lain yang bisa digunakan untuk memperbaiki harinya esok hari.

———

KELEMAHAN BENJAMIN FRANKLIN SCHEDULE

Sebenarnya aku tidak terlalu suka menyebutnya dengan kelemahan. Karena pada dasarnya jadwal yang dibuat Franklin diatas adalah jadwal yang sesuai dengan kebutuhannya.

Terlebih lagi kehidupan sekarang berbeda dengan kehidupannya dulu. Karena kita tahu bagaimana sekarang teknologi berperan besar dalam kehidupan sehari-hari kita.

Artinya, kita bisa mengubah jadwal itu sesuai dengan kebutuhan kita.

Aku yakin bahwa Franklin tidak 100% menerapkan semua jadwal yang sudah ditulisnya. Karena jika kita lihat, di jadwal Franklin itu, dia tidak mencantumkan istirahat.

Padahal kita sama-sama tahu bagaimana pentingnya istirahat setelah bekerja. Dengan istirahat kita bisa merefresh otak yang akan digunakan lagi nantinya.

———

KESIMPULAN

Kalian mungkin bisa menemukan cara membuat atau mengatur jadwal dengan sistem yang lain, dan kemungkinan akan memberikan kalian dampak yang lebih baik daripada jadwal Benjamin Franklin ini.

Setiap jadwal akan selalu ada keunggulan dan kekurangan masing-masing.

Jadi aku tidak bisa mengatakan bahwa jadwal ini adalah jadwal yang cocok dengan kalian. kalianlah yang harus menemukannya sendiri apakah jadwal ini cocok atau tidak.

Cara untuk mengetahui apakah jadwal ini cocok dengan kalian atau tidak hanya dengan menerapkannya.

Pastikan kalian menyesuaikannya dengan kebutuhan kalian dan tetaplah fleksibel terhadap jadwal.

Jika ada hal yang gagal dilakukan pada hari itu, move on dan perbaiki di hari berikutnya.

Tingkatkan produktivitasmu dan hargailah waktumu!

If you talk about it, it’s a dream, if you envision it, it’s possible, but if you schedule it, it’s real.

— Anthony Robbins